Sunday, August 30, 2009

"Perahu Kertas" Available Now!


Penantian panjang itu akhirnya usai.
Sejak tanggal 29 Agustus 2009,
"Perahu Kertas" mulai tersedia di toko-toko buku.
Bagi yang sudah membaca, tengah membaca,
dan akan membaca,

semoga berkenan untuk memberikan komentarnya
di posting ini.

Para pembaca "Perahu Kertas" versi digital
yang sudah sempat berkomentar,
kesan-kesan Anda sudah dimuat dalam buku "Perahu Kertas".
Terima kasih untuk semua kesan dan perhatiannya selama ini.


Love,

~ D ~

78 comments:

  1. I have bought the book last Friday, sempat dianggurkan dua hari karena kesibukan Ramadhan. Minggu pagi, saya iseng memulai membaca dari halaman Terima Kasih nya. Setelah itu, saya sudah tidak bisa diagnggu lagi, ternggelam dalam dunia Kugy dan Keenan. What a perfect couple, meski satu berasal dari Kutub Utara dan satunya Kutub Selatan. Tapi bukankah sifat magnet akan menimbulkan efek tarik-menarik jika kutubnya berlawanan? Hehehehe.
    Saya tidak tega meletakkan bukunya sampai yakin bukunya benar-benar selesai. Sungguh sebuah perjalanan yang menyenangkan saat menumpangi perahu kertas Dee ini. Sangat direkomendasikan.....

    ReplyDelete
  2. Komentar ini dikirimkan ke posting lama, dan menurut saya seharusnya lebih cocok dicantuman di posting ini. Jadi saya copy-paste. It's from IrvPulungan (thank you yaa...):

    Hmm saya termasuk pembeli pertama edisi cetak rupanya (29/08/09)selesai baca tanggal 30 Agustus 2009. buku Kelima yang saya selesaikan hanya dalam 1 hari yang pertama Di Bawah Lindungan Ka'bah (karena keterpaksaan, diancam ga naik kelas waktu SMA.namun setelah saya baca ulang saya berterima kasih sekali dipaksa membaca)kedua Burung-Burung Manyar, ketiga AKAR dan Keempat Petir. Kebetulan tidak ya ketiga terakhir di hasil proses kreatif penulis yang sama.

    Jujur aja pengalaman baru saya alami membaca perahu kertas, konyol namun baru. mungkin terbawa keanehan Kugy ya. sebagai contoh saya berteriak Yes Yes Yes! dengan mengepalkan tangan saat Keenan dan Kugy bertemu di Pertunangan eko dan noni...marah dan memaki maki saat Kugy di lamar oleh remi. saya ga tau ini berlebihan atau apa, tapi itu yang saya rasakan. Bab-Bab menuju akhir membuat sesak napas dee...endingnya sangat sesuai khayalan saya dan anehnya mengingatkan pada sebuah film berjudul True Romance (film Cristian Slater tahun 90an)

    Cinta yang tak berujung ya dee? saya bergulat dengan itu sekarang, saat ini dan mungkin selamanya.

    ReplyDelete
  3. perahu kertas ?
    kedengarannya menarik. berapa uang ya. hehehehe ;)

    ReplyDelete
  4. Membaca coment yang udah baca buku perahu kertas ini, membuat saya jadi gak sabar untuk segera membacanya juga.
    saya juga ingin ngerasain larut dalam dalam cerita, ketawa sendiri, berteriak, dan sedihhhhh....

    jadi gak sabar.....! gimana rasanya yah...!

    ReplyDelete
  5. Satu lagi yang saya copy paste, sebuah komentar baru yang singgah di posting lama. From Catatanicka:

    Mbak Dewi, terima kasih walaupun kita tidak saling mengenal tapi karya-karyamu membuat banyak perubahan dalam hidupku dan pasanganku..

    "Rectoverso" yang mempertemukan kami dalam suatu waktu dan akhirnya memulai perjalanan kami dengan "Filosofi Kopi" yang setia menemani sepanjang perjalanan dan tepat ketika kami mulai kehilangan arah perjalanan kami, "Perahu Kertas" mu menuntun kami kembali pada mimpi-mimpi yang ingin kami raih, pada cintanya Rectoverso dan sentuhan Filosofi Kopi..

    Terus berkarya ya Mbak Dewi.

    ReplyDelete
  6. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  7. Mbak Dee, aku mau share pengalaman aku sampe aku membeli buku ini.

    Kemaren, ya persis kemaren aku dilanda kebosanan yang amat sangat, lalu pergilah aku ke gramed untuk mencari2 buku yang layak untuk dibaca..

    Setelah berputar2 hampir 2jam udah tiga buku yang aku dapat dan hendak aku beli. sampai akhirnya ketika aku mau menuju kasir, aku menemukan tumpukkan buku ini dipajang.. Awalnya sempet mengernyitkan dahi, ini buku apa yah? kok gambarnya animatif sekali. Lalu aku mulai membaca testi2 yang udah baca, dan baru ngeh kalo ini ternyata karyamu..

    Langsung saja, gak pake lama aku ambil buku ini.dari testi2 yang cukup seru, ngebuat aku gak sabar untuk ngebacanya, malah dari novel lain yang aku beli, novel ini aku nominasiin sebagai novel yang harus aku baca duluan sampe tuntas hehe karena menimbang2 uang yang dibawa, akhirnya 2 buku yang tadinya aku ingin beli malah aku kembaliin lagi ke tempatnya. gak jadi beli hehe

    Dan hari ini, aku baru mulai baca, belum selesai sih tapi baru seperempat baca aja aku udah mulai hanyut ke dalam alur cerita. SERU!!! bener2 dapet mbak karakternya, kugy sosok yang spontanitas, ditambah bintangnya yang sama kayak aku, AQUARIUS membuat aku jadi makin merasa ada kemiripan, ditambah lagi keenan yang berbintang aquarius jg, and in the real cowo aku jg berbintang aquarius hehehe.. maklum mah aku termasuk orang yang percaya sama bintang. percaya kalo karakter orang memang tergantung dari bintangnya.hehe

    Gaya penulisan mbak dee kali ini bener2 beda sama karya yang sebelumnya.. lebih down to earth dan kelucu2an yang terjadi itu bener2 dapet hahaha aku bener2 puas tersenyum bahkan ketawa kalo menangkap kekonyol2an yang terjadi..

    Aku jg bercita-cita ingin jadi penulis tapi gak tau harus mulai dari mana, bagaimana mengatur tata bahasa dan laen sebagainya. Jadi sampai saat ini aku baru bisa menjadi 'penikmat' buku saja.. makanya pengen kayak kugy buka taman bacaan haha begitu banyak novel fiksi yang udah jadi koleksi aku..sayang kalo cuman jadi pajangan doang. Ingin ih seperti mbak dee, yang bisa menulis buku sebagus ini.. yang kali bener2 cerita yang different..gmana sih caranya mbak??=)

    Gak sabar pengen baca sampe abis. kalo udah baca aku share lagi ah..thanks Keep your spirit!!=)
    Beneran

    ReplyDelete
  8. Sudah beli. Sudah baca. Sudah hanyut di antara Kugy dan Keenan :)

    ReplyDelete
  9. benar-benar hanyut dalam perahu kertas.kereeeen. you are the best.
    perahu kertas mengajak aku berlayar dengan berbagai harmoni perasaan: bebas, bahagia,senang, sedih, semuanya.

    ReplyDelete
  10. It's just like air at mountain. Fresh, inspire, and open-minded.

    Thank you. Keep sailing. And one day if you stop, your ship will keep sailing in the heart of the people who read your words. GBU ^^

    ReplyDelete
  11. mbak dee..
    aku sangat-sangat suka karya mbak dee esp.filosofi kopi tapi perahu kertas ini sungguh sebuah kejutan.
    saat berlayar bersama perahu kertas sungguh aku langsung lupa daratan hehehe. 8 thumbs up (pinjem tangan2 org)

    ditunggu karya selanjutnya, ya..
    nb: pernah kepikiran ga mbak mau nulis buku kaya Jostein Gaarder? :)

    ReplyDelete
  12. Lagi, komentar baru yg masuk ke posting lama (copy paste). From Wiwied:

    Perahu Kertas adalah novel pertama Dee yang saya baca, setelah bertahun2 tidak punya waktu/tdk menyempatkan untuk membaca. Saya langsung tertarik ketika mendengar Dee berpromo melalui DnJ HRFM. Entah apa yang saya pikirkan, malam itu juga saya langsung bergegas ke Gramedia. Dan keesokan paginya saya langsung 'melahapnya' dalam beberapa jam saja. Amazing! Saya langsung jatuh cinta pada Kugy dan Keenan, bab demi bab serta kata demi kata yang mengalir dengan indahnya...So inspiring Dee! Sampai2 anak saya yang sulung (kls 1 SD) bertanya: "Mama koq baca buku terus? Bagus ya Ma?". Alur cerita dan pengkarakteran yang kuat pada tokoh2nya membuat saya pun ikut terbawa emosi...WoW! Saya pun sampai terkagum2 sendiri...Thank U so much Dee telah membuat saya jatuh cinta lagi membaca novel. Rasanya tak sabar membaca novel2mu yang lain... ~ Mamawied

    ReplyDelete
  13. perahu kertas melaju berkawan ombak, teraduk-aduk sudah diriku hanyut menuju neptunus..

    ceritamu cantik sekali, dee

    ReplyDelete
  14. bebas...sebuah awal dan akhir yang menginspirasi,tidak banyak penulis seperti anda yang mencoba "menyederhanakan" karya dibandingkan karya sebelumnya..tapi tetep, bebas weh...hehehehe

    bebas...mengalir tanpa diatur..:) nice dee..

    sukses selalu..

    ReplyDelete
  15. dear dewi...

    Perahu Kertas is damn beutiful story.... saya serasa membaca diri sendiri.... terutama dari tokoh Poyan ... hiks... it's been 12 years dan saya masih tetap 'gemetar' ...

    again it's a superb book.... i read it nonstop for 4.5 hours, start abis sahur sampe kira2 dua menit lalu

    cuma saya masih penasaran sm lanjutan nya Petir nih...

    ReplyDelete
  16. Saya cuma mau bilang dee selalu inovativ dengan karyanya , saya berharap dee mau publish buku dongeng karya kugy jadi nyata mulai dari wortelina sampai jendral alit. Oh iya ada lagi kalau memang jadi buat filmnya saya berharap yang mainnya ok jadi kita bisa puas menikmatinya jadi please jangan dibuat seperti sinetron .....thank you buat semua karya yang menginspirasi

    ReplyDelete
  17. Dari Fauzan (di-copy paste dari posting lama):

    Dari semua karya Dee (sejak Filosofi Kopi, supernova, dll), mungkin ini yang paling bisa membuat hatiku menangis. Entah sedih, entah bahagia, semuanya beraduk menjadi satu. Mengingatkanku pada diriku sendiri, ikuti kata hatimu, ikuti kata hatiku. Dan hatiku berkata, "Dee, gooooood job for you, now u're de best writer I ever knew."

    ReplyDelete
  18. Hi Dee...gw posting di tanggal cantik 09 09 09.
    Sewaktu mulai membaca, gw merasa kemana Dee dengan karya2 terdahulu. Koq ini berbeda bgt. Gw ikutin alurnya....terasa betul2 Dee mendalami karakter anak umur 20 tahunan dari gaya bertuturnya. Salut bisa lepas dari predikat2 sebelumnya.

    Gw bisa merasakan setting waktu novel ini, krn gw jg mulai kuliah dimasa yang sama dan menghabiskan malam pergantian thn 2000 jg diBali. Jadi seakan membaca kisah cinta sahabat gw sendiri.

    Bravo untuk Perahu Kertasnya....ditunggu karya2 berikutnya. Gw pasti nonton versi Layar Lebarnya.

    ReplyDelete
  19. Kuharap aku tidak termasuk orang-orang ‘unik’ (baca : aneh). Tapi aku memang tidak menyelesaikan perjalanan dengan Perahu Kertas ini secepat orang lain melakukannya. Empat malam -kebetulan, mengisi waktu menunggu sahur- sengaja tidak mengorupsi waktu kerja di kantor, walaupun harus menyita waktu tidurku. Bukan tidak menarik, hanya tidak ingin menyelesaikannya dengan cepat. Aku ingin merasakan transformasinya, dan aku tidak kecewa.
    Idenya unik, aku terkesan dengan ‘radar Neptunus’ dan Kugy kecil yang berkirim surat, Karel sungguh luar biasa memberikan pengertian sebegitu dalam kepada adiknya. Pada halaman itu aku berfikir, aku scorpio, harus kemana aku melaporkan kacau balaunya duniaku, senang sedihnya diriku? The Scorpion King?? Hehehe..
    Aku belum pernah mengenal tulisanmu sebelumnya. Aku sering melihat bukumu, di deretan rak toko buku manapun yang hampir setiap hari minggu aku kunjungi bersama suamiku, dari Kwitang hingga Margonda. Jujur, aku belum tertarik, rasanya butuh usaha yang ‘lebih’ untuk membacanya. Sudah lama, aku ingat menonton suatu acara tv dimana Ayahandamu dihadirkan, aku ingat beliau berbicara tentang salah satu bukumu. Sepengertianku, beliau begitu memuja karya putrinya, itu luar biasa. Mungkin itu juga salah satu yang mebuatku ciut.
    Tapi ada apa dengan Perahu Kertas, pertama aku mengenalnya di halaman depan website toko buku online dimana aku biasa membeli buku-buku yang kubaca. Detik itu juga aku tahu, aku harus membacanya. Meskipun aku sedikit gentar membaca namamu sebagai penulisnya. Di tengah pelayaran, aku sering berhenti dan tertegun, aku berfikir keras. Apa yang sebenarnya kau rasakan saat menulisnya? Mengembangkan jemarimu di atas keyboard? Apa yang menyertaimu selama kurang lebih enam puluh hari itu? Aku bisa mati penasaran!.
    Pagi ini, aku meyakinkan diriku, suatu saat aku akan bertemu dengan ‘jodoh’-ku, pasti ada ‘moment’-nya, sepertimu dengan ke-empat pilar dunia kecilmu ini, dunia Perahu Kertas.
    Terimakasih, untuk dongeng indah ini, untuk inspirasi dan keyakinan yang kau bagi. Terimakasih Dee..

    ReplyDelete
  20. Buku ter-dahsyat yang berhasil bikin aku lupa sama tidur, lupa sama makan, dan lupa sama kerjaan (yang terakhir ini nyaris bikin aku dimarahin abis2an sama bos :P).
    Keenan + Kugy ngga pernah berhenti berputar di kepalaku. Pagi, siang, sore, malam, yang ada dipikiran cuma gimana kelanjutan ceritanya aja. Baca buku ini jadi bikin aku kayak orang gila...sering senyum-senyum sendiri, kadang ketawa, pernah juga hampir nangis ;)
    Perasaanku dimainin, hehehe...Dari mulai ngerasa gregetan sampai pernah ngga sadar keceplosan teriak (kecil sih teriakannya, hihihi).
    Pokoknya jempolan banget deh (udah ngga tau berapa jempol yang harus disebut :P). Aku udah promosiin buku ini ke semua orang yang aku kenal. Keren!!!
    Aku tunggu buku-buku berikutnya ya ;D

    ReplyDelete
  21. Dari Puridanan:

    menemukan novel ini seperti "menetas kembali" ... senang akan punya rasa-rasa yang berkecamuk ... tahu pasti akan bergairah mendalami dan menghabisi ...
    setelah membaca habis ... sedih , karena kehabisan gairah ...
    tapi, sudah bisa mendongeng dan menemukan cara bercerita pada sahabat tentang penyakit yang bersarang di tubuh saya yang selama ini nggak tau harus cerita dengan cara apa ...
    thx dee ...

    ReplyDelete
  22. Perahu Kertas.. hehe
    udah lupa kapan terakhir kalinya aku bisa melek semaleman dan ga rela merem sebelum kelar baca buku..

    Salut dee!

    ReplyDelete
  23. Perahu Kertas..
    hehehe..Udah lupa kapan terakhir kalinya aku rela melek semaleman dan ga niat merem sebelom kelar baca..

    Salut Dee!

    ReplyDelete
  24. tidak pernah tidak jatuh cinta pada karya Dee...Supernova, Akar, Petir, Filosofi Kopi, Rectoverso...dan kali ini buku Dee yang lain yang membuat saya kembali jatuh cinta, terhanyut, dan berlayar dalam dunia perahu kertas... :)

    hanya butuh semalam untuk menamatkannya (hanya berhenti sejenak saat mau sahur dan sholat shubuh), karena mataku gak bisa lepas sampai benar-benar selesai membacanya.

    benar-benar terhanyut bersama perahu kertas..menjelma menjadi kugy..merasakan berhadapan dengan keenan..menghirup udara bali..merasai pasir dan ombak di Ranca Buaya..
    aahh rasanya benar-benar berada di dalam dunia perahu kertas...

    aarrghh Dee...gak tau lagi mau bilang apa...bener-bener kereeeeennnnn!!! sampe2 saya ikut menangis pada saat membacanya...hahaha...
    sensasi perahu kertas begitu lekat mengikat...hingga saat ini pun aq masih merasa berada di antara Kugy & Keenan...

    dan aku rasa aku pantas jadi Agen Neptunus selanjutnya...karena aku khan Aquarius...27 januari...pecinta air..pantai..laut..tuuchh cocok banget gabung sama Kugy&Keenan :D

    Dee, kamu memang penyanyi&penulis idola aq dari dulu...kadang suka berpikir darimana kamu mendapatkan ide-ide itu...bahasa yang puitis..kata-kata yang bersayap..pengetahuan yang luas...andai aq bisa menjadi penulis seperti kamu hehehe.

    tetaplah menulis Dee...bikin novel-novel lain yang fantastis, menggugah, menginspirasi dan membuat orang jatuh cinta... ;)

    dan..aq menunggu lanjutan dari Petir..sungguh :D

    luv u Dee ^^

    ReplyDelete
  25. Sudah baca dan jatuh cinta. Hampir semua buku Dee saya suka, tapi Supernova paling berkesan. Akar juga keren banget. Perahu Kertas bikin saya jatuh cinta lagi, tapi saya lebih berharap kalau Kugy dan Keenan tidak bersama, karena cinta mereka tidak harus saling memiliki

    ReplyDelete
  26. aku tahu buku ini waktu dengerin sebuah stasiun radio yg kebetulan sdg mbahas buku ini.
    waktu dgr ulasannya, aku pnasaran banget n langsung berusaha mcari di situs perbelanjaan sec online krn toko buku di kotaku blum menjual buku ini (kasihan ya ^^)....sampai akhirnya aku nemuin web yg bs bc keseluruhan buku ini secara online...alhasil bgitu mbaca hal pertama aku ga berhenti smp endingnya ^^
    bener2 buku yg penuh inspirasi, hidup n memberi semangat u yg membaca, mmg gak seberat buku2 dee yg lain (aq salah 1 pmbaca setia jg, hehe) tp buku ini pny nyawanya sendiri....pny keunikannya sendiri dr sma buku2 dee yg pernah q baca
    thx 4 the story dee, gak sbar mnunggu khadirannya dlm btuk visual...two thumbs up

    ReplyDelete
  27. Mbak Dee... aku baru beli Perahu Kertas Kemaren... langsung dibabat habis kurang dari 12 jam n masih merinding sampe sekarang...
    It sound like magics, gimana novel Perahu Kertas bisa bikin hanyut n ngacak-ngacak perasaan aku, gimana konflik perasaaan antara Kugy n Keenan serta cinta orang2 disekitaRNYA...ga bisa nangis, tapi sedihnya kerasa banget..jadi makin gak enak rasanya.
    Perahu kertas bikin aku bertanya sama diri sendiri "how far u've fought for ur dream?"

    God always have the most beautiful way in showing us that true love does exist,, :)

    Luph ur novels more n more mbak (^^)v

    ReplyDelete
  28. mampir ya mbak.. :)
    http://bit.ly/PLstf

    aku tuangkan di sini..

    Terima kasih atas kisah ini..

    ReplyDelete
  29. From Le Journal d'une Femme:

    Halo mba Dewi, aku baru aja selesai membaca Perahu Kertas...geregetaaaannnn!!!! Hehehehe... Keren bgt mba...Inspiring...

    ReplyDelete
  30. From Yasmina:
    (Btw... kenapa sih kalo ngasih komen pada ke posting lama?? :))

    perahu kertas mengingatkan pada sosok diriku, di satu sisi hanya dapat melukis karena mempunyai inspirasi orang yg dicintai, di sisi lain mesti ceria dan selalu menyembunyikan kegundahannya. keren banget!!!! perahu kertas menarikku pada masa-masa dimana hidupku yg penuh bertabur mimpi dan berjuta harap.

    ReplyDelete
  31. Mantapp abisss.....
    baru kali ini baca novel 444 halaman dalam 5 jam.
    salut buat dee yang membangkitkan inspirasi kuat.
    sekalian minta ijin mereview...
    salut....
    kutunggu karyamu...

    ReplyDelete
  32. @Sakyahara: Silakan kalo mau di-review. Thank you sebelumnya!

    Terima kasih juga buat semua yang sudah mampir dan berkomentar! :)

    ~ D ~

    ReplyDelete
  33. sudah dua orang teman yang kuhadiahi novel ini, terutama mereka yang sedang putus asa, sangat inspiratif katanya..!!

    buatku sendiri, perahu kertas seperti mengingatkan kembali akan mimpi-mimpi yang sudah menjadi bagian dari hidup kita, seperti kugy & keenan yang tak pernah letih merealisasikannya, tapi apakah disini berarti tangan tuhan ikut bekerja? karena sebenarnya mereka jg sudah punya planning laen, tetapi lagi-lagi takdir (mungkin) yang mempertemukan mereka kembali.

    dee... you are my inspiration...!!!!
    bersiap membangkitkan semangat mengejar mimpiiii...... love you!!!

    ReplyDelete
  34. Alasan pertama saya beli Perahu Kertas adalah karena saya sudah terlanjur jatuh cinta dengan karya-karya yang mba Dee tulis sebelum ini. So, having this novel is a must for me!

    Perahu Kertas adalah sahabat terbaik perjalanan mudik lebaran saya tahun ini. Saya membacanya untuk pertama kali kira-kira pukul 5 sore dalam penyeberangan di Selat Sunda menuju Lampung dan berhasil menamatkannya sekitar pukul 3 dini harinya. Huwaaahhhh, isinya sungguh keren sekali!!!

    Saya mengoleksi lengkap karya mba Dee dari Supernova yang saya beli Juli 2001 lalu sampai novel terakhir sebelum Perahu Kertas yaitu Rectoverso. Dari semua novel mba Dee itu, baru Perahu Kertas yang membuat saya membacanya tanpa harus mengerutkan jidat. Hehe... Bahasanya sederhana dan populer tapi isinya tetap sarat akan makna!

    Mb Dee tahu nggak? Saya ini sebenarnya tipe pembaca novel yang ANEH. Setiap kali membaca sekitar 10-20 halaman pertama sebuah novel, pasti saya akan langsung pindah membaca beberapa halaman terakhir sebelum akhirnya melanjutkan bacaan saya dari depan. Semua itu saya lakukan hanya karena ingin buru-buru tahu bagaimana ending dari novel yang sedang saya baca. AJAIB!!! For the first time in my life, Perahu Kertas berhasil membuat saya membaca halaman di novel secara berurutan tanpa tergoda untuk membaca halaman terakhirnya lebih dulu. Dan ini sungguh sebuah prestasi buat saya! Hehe...

    Sejak membaca beberapa halaman pertama Perahu Kertas, saya menyadari bahwa novel ini seperti magnet yang menjerat saya untuk dengan amat sabar membaca SETIAP kata demi kata di dalamnya tanpa tergoda untuk segera mencari tahu bagaimana kisah Keenan dan Kugy ini akan berakhir. Sumpah, saya sendiri sampai takjub lho mba saat menyadari betapa saya ternyata bisa sangat bersabar selama membaca Perahu Kertas ^_^

    Dan setelah 3 hari berlalu sejak saya menamatkan Perahu Kertas, sampai detik ini saya masih saja merasa terpesona dengan Perahu Kertas. Kalau boleh hiperbola, saya sepertinya masih mengingat dengan jelas semua moment yang mba Dee tuliskan di novel ini. Bagian yang paling saya suka adalah bab tentang “Bulan. Perjalanan. Kita”

    Ohya mba Dee, gara-gara Perahu Kertas juga nih, setiap kali mendengar kata “Bali”, kini di kepala saya selalu ada nama Keenan, Kugy, Remi dan Luhde. Saya jadi suka membayangkan bagaimana hari-hari mereka selama di Bali melalui imajinasi yang saya bangun atas apa yang mba Dee tulis di Perahu Kertas.

    Terima kasih ya mba atas novelnya yang sungguh menginspirasi ini. Keenan dan Kugy telah mengingatkan saya untuk tidak berhenti memperjuangkan impian terbesar hidup saya yang nyaris saya kubur dalam-dalam sejak kegagalan yang saya alami 5 bulan lalu. Dan dari Remi dan Luhde saya telah belajar tentang arti “melepaskan” dan “merelakan”...

    Sekali lagi, terima kasih untuk semua inspirasinya. Suatu hari nanti, jika saya berhasil meraih impian terbesar dalam hidup saya, pasti saya tidak akan pernah lupa bahwa “energi” itu saya peroleh dari Perahu Kertas yang telah mba Dee tulis ini...

    Sukses terus yaa buat mba Dee! Semoga karya mba Dee yang selalu inspiratif akan terus menyentuh hati dan kehidupan lebih banyak lagi orang. amien...

    ::: Btw... Ayo-ayo, buruan dibuat film-nya mba ^_^

    ReplyDelete
  35. wow...
    kemaren aq baru selese baca...
    keren abiz...
    oh y mb cow ku juga jago bgt ngelukis/gambar-nulis, rus dya juga dipaksain gitu kuliahnya di bandung pula... ahhh jadi sedikit2 aq kaya baca kisahna cow ku gtu... dan banyak lagi deh yg bikin aq kaget, aq kira itu memang bener2 kisah hidupna dya (gak mungkin kan).

    aq suka bgt deh...
    tapi aq gak mau parno lagi kaya waktu awal2 baca bku perahu kertas,.. setelah baca bku mb jadi motivasi hubungan aq sama cow qu :))

    thnx mb
    keren bgt...
    ditunggu yah film na...

    ReplyDelete
  36. Heheheh... akhirnya saya membaca Perahu Kertas secara Legal (Beli bukunya gitu) dan sukaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa banget sama ending dan ceritanya, hahahah, saya kirain endingnya bakal mengesalkan, ternyata tidak sama sekali, wkwkwk...
    Bagus sekali... bagus sekali... saya aja sampe kesurupan nulis status kaya orang gila gara-gara takjub setelah menyelesaikan membaca buku itu...
    Kalo dibikin film aku Eko-nya ya, heheheh...

    ReplyDelete
  37. Baru kali ini aku bisa nyelesein baca buku tebel kaya gitu hanya dalam 3 hari. Biasanya paling cepet 1 minggu, maklum kesempatan bacanya cuma di kereta pas perjalanan kantor-rumah. Demi "Perahu Kertas" aku ga cuma baca di kereta pas pulang, aku juga baca di kereta pas berangkat (padahal biasanya tidur), n sampe rumah masih lanjut baca.

    Biasanya juga, setelah abis baca buku satu aku lanjut baca buku yang laen. Tapi kali ini, 3 hari setelah selesai baca Perahu Kertas, aku belum bisa baca buku yang laen, masih keingetan terus ama Kugy n Keenan. Masih ngerasain sedihnya, geregetannya, cembokurnya (ama Luhde hehe). Perasaan yang mirip-mirip waktu aku baca Candy Candy jaman dulu. Aku juga jatuh hati ma Keenan seperti aku jatuh hati ma Terry-nya Candy Candy hihihi...Makasih ya mba Dee dah bikin buku sebagus itu, cepet-cepet bikin lagi dong yang kaya gitu pleasee..ditunggu yah ^^

    ReplyDelete
  38. Saya sangat berterima kasih sama Dee....
    telah menghidupkan kembali cinta saya...
    yang tadi nya remuk redam...padam..dan kaya nya ga bakal bisa nyala lagi...

    Sebelum membaca, saya adalah seonggok manusia tanpa harapan dicintai dan mencinta...
    Setelah baca dan mendalami....
    saya menjadi semangat kembali...

    Kisah Kugy adalah KISAH SAYA BANGEDD (pk D bukan T ) ^_^
    Lebih tepatnya kisah cinta September saya...
    sangat pilu, karena kaya roller coaster...
    naik turun, muter muter, pusink, puyenk...segala nya dech....

    Makasih bgd ya Dee...
    saking suka nya sama buku ini...
    status FB dan YM saya tentang buku ini...

    Aku juga nulis di blog ak sendiri..
    kl mau mampir silahkan lhooo....
    http://firnie.blogspot.com/
    Lihat lah muka senang saya ketika baca buku ini... ^_^

    To Dee : saya adalah Kugy, setia menunggu Keenan lepas dari Wanda dan Luhde...
    Berharap kisah cinta September saya bukan berakhir seperi Tante Lena dan Pak Wayan...
    ^_^

    I LOVE PERAHU KERTAS.....SO MUCH....

    ReplyDelete
  39. Copy-paste dr posting lama:

    Greenlight said...

    "ramadhan tahun lalu aq membaca format digitalx, n tahun ini kamu membaca bukux. Semoga ramadhan tahun depan qt bs bertemu." kata seorang diujung sana yg sangat menggebu menyuruhq utk mmbaca novel ini, trnyata memang bukan tnpa alasan, mmbaca perahu kertas memang sprti membaca "kisah" kami, saya seperti menertawai, menangisi dan mengharu-birui diri sendiri dan sempat curiga, jangan2 dee menyadap setiap obrolan kami yang "hanya" bisa kami lakukan lewat sms, chat, n telp, hahahaha. Namun "seseorang" itu berjanji akan tetap menulis kisah kami dari sudut pandangnya, walau saya sudah bilang padanya bahwa kisah kita, semuanya, sudah "ditelanjangi" di perahu kertas... walau kami sadar, ending kisah kami tak akan pernah seperti K&K... Namun cukuplah...

    To Venus: teruslah menulis...

    *Lelaki Hujan & Venus*

    PS. Dee, kamu sudah muat komen "dia" di cetakan kedua hal xi, semoga ini bisa dimuat juga...

    ReplyDelete
  40. I just can't stop reading every pages of your Perahu Kertas , mbak Dee... Saya beli sekitar jam 1 siang hari Selasa kemaren,dan saya habiskan (kepotong tidur 8 jam) esok harinya jam 11 pagi! PARAH!! this book is such a page turner!!! Saya baca di toko buku,di mobil,di restoran,di coffeeshop,di rumah,di WC ,dan berakhir di sofa ruang tengah...dan selalu ada Perahu Kertas di tangan kiri saya.

    Gak hanya sekedar bagus. It's beautiful. A whole package of a must read! Karakter2 yang lucu banget,cerita yang gak ngebosenin(dan menghipnotis saya dari beli di toko ampe esokan harinya , tau2 udah selese.),bikin saya terpingkal-pingkal ampe sesek nafas ketawa,terus bikin saya nangis sesengukan,dan senyum-senyum sendiri kayak orang gila. Aku sangat suka Kugy dan Keenan!!! Oh ya,one more thing,I love the inspiring quotes. Walau tema ceritanya light, ada aja quotes2 yang bikin saya mikir.Love it! (:

    BIkin cerita lanjutan tentang Remi dan Luhde dongggg.... mereka bernasib sama,kayaknya lucu juga kalau dijadiin cerita.. GO Mbak Dee!! Ditunggu karya berikutnyaa...(yang pastinya gak kalah seru dari Perahu Kertas yang menghipnotis pembacanya,termasuk saya. )

    ReplyDelete
  41. 'supernova: ksatria, puteri dan bintang jatuh' sampai saat ini menjadi buku dee yang paling berkesan buat saya. sampai saya membaca 'perahu kertas' hari ini dan menyelesaikannya dari siang sampai petang menemani puasa saya, saya harus membelah hati saya menjadi dua.

    sangat inspiratif, membahagiakan sekaligus menyedihkan. terkadang saya merasa seperti remi atau poyan dan bermimpi untuk menjadi keenan.

    semua karakter di dalam ceritanya hidup, bahkan seorang tokoh bapaknya pilik begitu diberikan porsi yang penuh dalam detil yang ditulis dee.

    always be your fan, dee..

    ReplyDelete
  42. ssssssssssssssssss
    aaaaaaaaaaaaaaaaaa
    LLLLLLLLLLLLLLLLLL
    UUUUUUUUUUUUUUUUUU
    TTTTTTTTTTTTTTTTTT

    ma dewi lestari,,, novelnya cerdas banget,,,sejak mengikuti kelahiran supernova sampai filosofi kopi dan akhirnya "perahu kertas,,,,"

    yang ini bener2 beda,,,
    bahasanya cerdas banget...
    ceritanya bikin penasaran bahkan pe halaman terakhir...
    penokohannya kuat benget...ga biasa,,,joke2nya seger banget dah...

    bikin emosi yang mbaca jadi naik turun...
    pokoknya inspiratif,,,bikin semangat buat ngejar cinta dan mimpi,,,

    tak tunggu novel2nya yang laen dah....

    agung setyawan,,,pembaca setia novelnya dewi lestari...

    ReplyDelete
  43. aku ga bisa berhenti baca perahu kertas sebelum selesai.jadinya, aku baca buku itu 3 jam non stop. (: great job.

    ReplyDelete
  44. Dee.. belum pernah aku menemui novel cinta yang lebih bagus dari perahu kertas.... Cerita yang sangat menyayat hati dan alur yang sangat kuat serta bakat Dee menjadi pelawak, menjadi satu dalam novel ini!!! Luar biasa!!! Two thumbs up!!! Teruslah berlayar Dee!!!

    ReplyDelete
  45. From Dita:
    kak dee hebat banget bisa membuat alur cerita yang ringan, tapi tetep "berkelas".. Percakapan Kugy yang dengan sangat berhasil bikin aku sakit perut gara-gara ketawa cekikikan, dan sedih di bab-bab akhirnya..Salut banget buat kak dee,aku tunggu karya berikutnya.

    ReplyDelete
  46. Dee.. sebenernya aku sangat tidak sabar menunggu lanjutan seri Supernova-mu..
    Waktu lihat Perahu Kertas di toko buku, aku H2C (harap-harap cemas) sedang melihat buku yang sudah dinanti-nanti..
    Meski bukan Supernova,..Perahu Kertas ini memuaskan buat sebuah novel yang ditulis dalam 55 hari (saja). Soo light. Baca habiss.. dalam 1 hari..
    But Dee.. masa sih dari Bali ke Jakarta lewat Selat Sunda?

    ReplyDelete
  47. Dee....mendadak gw pengen jadi kugy dan langsung jatuh cinta ke keenan...!!!!
    Baru kelar baca hal terakhir langsung gw balik ke halaman pertama lagi..belum puaaassss...
    Suatu saat, gw hrs balik ke bdg n mampir ke ubud...pasti...!!!

    ReplyDelete
  48. Nus,kisah cinta agenmu di bumi hebat banget...
    tapi sayang kurang membumi :D

    Yah Kisah Agen Neptunus-nya Dee dan Perahu Kertas, satu ide yang cemerlang. Sungguh dari awal sampai akhir merasakan sensasi yang hebat bagaimana sesungguhnya hidup itu divariasikan dan dibuat flow like aquarius...

    Tapi sayangnya tokoh Wanda dan Ojos seakan dibuat bayangan yang tidak kena malah yang lebih kuat melekat tokoh Remi dan Luhde.

    Seingat saya dahulu semasa SD saya diajar untuk mengeksplorasi sifat dan watak2 tokoh dalam suatu cerita. Tetapi rasanya kemampuan Ojos dan Remi dalam merelakan Kugy dibuat terkesan terlalu mudah.

    Pada prinsipnya tokoh Wanda (krn sbh kesalahan) dan tokoh Luhde (mungkin panutan Pooyan) dapat saja melepaskan cinta yang dimilikinya karena karakter yang dibangun menyiratkan ada alasan.

    Tetapi pada tokoh Ojos yang pacaran selama 3 tahun dng Kugy dan Remi yang ambisius rasanya tak punya bayangan (kalaupun dapat disebut perjuangan) untuk seorang KUGY.

    Secara garis besar novel ini hangat....Akan tetapi lebih terkesan pada tokoh Remi dibanding Keenan yang seakan tidak punya greget perjuangan akan cintanya sendiri....

    Loves Kugy and Neptunus Agent...

    Mungkin seperti advertised yang dibuat Kugy novel ini mempunyai "Kelezatan tanpa banyak kata..." :D

    ReplyDelete
  49. aku beli bukunya, ada halaman yg kosong niy :( hal.406 sampe 407....bisa diceritain apa yg terjadi di halaman itu ?????? makasih ya....
    puputpujiastuti@gmail.com

    ReplyDelete
  50. Mba Dewi... Mungkin hampir semua yang membaca 'perahu kertas' memuji dan senang dengan novel ini. Untuk itu ijinkan saya untuk memberikan sedikit tanggapan. saya membagi novel ini jadi 4/4... 1/4 pertama saya merasa ini teenlit, dan 2/4 terakhir atau setengah terakhir ini adalah metropop... lantas kemana 1/4 sisanya?

    1/4 inilah yang saya suka, cerita saat Keenan di Bali, perjalanan seorang pelukis mencari inspirasinya, dengan eksotisme Bali.
    saya lantas berkhayal, andai saja 'Perahu Kertas' lebih fokus pada cerita Keenan, proses kreatifitasnya diantara melimpahnya keunikan karakteristik kesenian Bali, dan dilemma hati yang dilaminya bukan antara Kugy atau Luhde, tapi antara kecintaannya pada melukis dan letulusan Luhde yang terdeskripsi dengan baik sebagai sosok gadis Bali yang hangat dan tulus. Kemudian hati Keenan yang hancur saat terjadi bom Bali karena tanpa disadarinya, Keenan kini mencintai Bali sama seperti dia mencintai Amsterdam.

    Mba Dewi, saya sangat paham bahwa ini adalah Novel yang tertunda bertahun-tahun yang lalu. Namun saya menulis ini karena saya sangat yakin, andai saja novel ini tidak banyak bercerita tentang dilema percintaan Keenan, Kugy, Remi, Luhde, Apalagi tetang Wanda. Novel ini bisa menjadi sangat brilian. Saya juga berkhayal, andai mba dewi berani berekplorasi membenturkan keunikan eksotisme Bali dan Amsterdam dalam proses kreatifitas Keenan dalam mencari inspirasi akan menjadi sangat mengasyikkan.

    Ada banyak yang sebenarnya ingin saya ungkapkan, namun saya hanya berharap Mba Dewi lebih 'berani' bereksplorasi untuk hal-hal baru... saya tidak sabar menunggu karya Mba Dewi berikutnya...

    ReplyDelete
  51. Saya baru menyelesaikan 'Perahu Kertas' yang saya lahap sepanjang sabtu pagi ini. Saya terbawa alur cerita Kugy dan Keenan, hingga saya merasa rugi sendiri kalau saya harus meninggalkannya demi sarapan. Saya pun membawanya ke toilet. Layaknya orang gila saya menangis tersedu-sedu, gemas, kesal, bahkan marah-marah sendiri terbawa emosi hingga halaman terakhir. Semua tuntas namun dengan kepuasan. Bravo untuk mbak Dee! Teruslah berkarya dan memberi inspirasi. (Risma Budiyani - Penulis 'Surat Cinta saiful Malook' & 'The Chosen Prince')

    ReplyDelete
  52. mba dee kereeeen :D niatnya cuma mau pinjem temen ni buku tapi setelah selese malah pengen beli hihi sukses bikin aku masuk ke dunia Kugy & Keenan, membaca dan pertunjukkan imaji di otak di mulai.. ga bisa berhenti sebelum selesai

    aku kaguum, perahu layar bisa bikin temenku yang asli aku tau dia ga suka baca ternyata udah baca lebih dulu dari aku. woow segitu kuatnya kekuatan perahu layar sampai bisa menambatkan jangkarnya pada seseorang yang anti baca buku tebel bisa nyelesein novel yang termasuk tebel untuk ukuran novel bukan sastra. 2 thumbs up deeh =D

    btw seri supernova uda ga terbit lagi ya ? aku nyari susah banget. lanjutkan berkarya mba . di tunggu karya selanjutnya ^^

    ReplyDelete
  53. From Putri Utami:

    Jatuh hati pada Luhde.
    Karakter, pemikiran, dan bahasa verbalnya...
    Hingga hampir semua 'kalimatnya' ingin saya pinjam sebagai kutipan seumur hidup.

    Tapi lebih dari itu, saya jatuh hati pada Dee(a) yang melahirkan Luhde.

    Salut...!!

    *Perahu Kertas yang Dee nahkodai membawa saya berlayar... begitu jauh, untuk selanjutnya membawa saya kembali, pulang, meredefinisi makna mimpi dan realitas dalam pengenalan diri saya.

    -Putri-

    ReplyDelete
  54. aku fans berat buku" dee (koleksiku lengkap lho). ***kekuatan magis buku ini menghanyutkan khayalku mengikuti kemana arah 'perahu' itu berlayar. aku menangkap aura 'kebebasan' berkarya yang ditebar oleh dee. lebih ngepop tapi tetap sarat makna. NB: Rancabuaya adalah serpihan surga yang hilang, i love this spot. Coba dech lewat jalur pangalengan (melalui jalan situ cileunca), selain jalurnya lebih singkat, banyak view yang sangat sayang untuk dilewatkan. btw, supernova-nya kapan berlanjut?

    ReplyDelete
  55. Thanks and Congratz Mba Dee.

    "Perahu Kertas" jelas buah karya yang berbeda dari Mba.. dan mungkin diperuntukan para muda2 dan buat gua masih ringan dibanding Supernova.

    Love the Sakola Alit scene. Dan itu yang paling menyakitkan buat gua. dibanding cerita percintaannya.

    Gua bukanlah seorang pembaca novel. Karena novel buat gua luar biasa tebalnya. Yang biasa cuma ngisi waktu luang aja [juga terjadi sama semua Karya Mba Dee Supernova en Rectoverso] tapi Perahu Kertas yang Mba bikin cuma 55 Hari, Gua lumatkan 3 hari. Dan itu luar biasa buat gua.

    Thanks buat addictive novel-nya. Love Kugy! Waiting for the next book.

    ReplyDelete
  56. Samudra ini sarat kehidupan, perjuangan, keluarga, cinta dan persahabatan... mengantarkan perahu kertas menuju pelayaran tanpa batas.. hingga tenggelam dengan indah pada waktunya...

    Perahu kertas benar-benar membuat akhir mingguku menjadi menyenangkan... tenggelam dalam setiap rangkaian kata, membuat hati sedih saat menyadari perahu kertas ini harus ditutup,,,
    hix,,,

    luph dis,,,

    ReplyDelete
  57. hi....saya baru aja selesai baca perahu kertas,,setelah tersihir sama kejeniusan dee nulis recto verso, dan supernova...
    saya kuper banget ampe ga pernah tau ada novel nya dee yg terbaru, sampe ahirnya saya pergi ke gramedia. disitu ada rak khusus best seller salah satunya saya liat ada perahu kertas. unik dari judulnya, tapi saya belum ngeh siapa yang nulis. pas tau yang bikin dee tanpa mikir sisa uang saku saya langsung beli. kaya di kasih sign, karna niat ke toko buku mengobati kesumpekan otak belakangan ini. dan ternyata memang dikasih obatnya. alhamdulilahhhh...
    kalau ngomentarin karya dee kayanya ngga perlu yah, soalnya semua juga tau talentednya kaya apa mba dee itu.
    saya cuma mau kasih kabar effect yang selalu ada setelah baca novelnya. saya selalu ngerasa lega aja. soalnya ceritanya selalu mengenai ketulusan.
    oia...saya nangis beneran logh waktu baca back to heaven's light. sumpah....dari situ, saya kaya remi yang selalu nunggu lukisan keenan. saya selalu nungguin karya apa lagi yang dibikin ama mba'e..
    btw,,tadinya saya kira novelnya akan serumit novel sebelumnya dalam rangkaian kata2nya,,,ternyata ringan banget...ooo..ternyata novel ini adanya sejak mbe'e remaja toh...

    terus berkarya yah mba....saya langganan loh....
    he..wulan.

    ReplyDelete
  58. Perahu kertas benar2 mengagumkan,,saya sudah terhanyut dalam cerita itu dari awal sampai akhir...dan setelah selesai membacapun malah makin jatuh hati dg cerita ini..
    Thx Dee for this great story,,
    luph it so..

    God bless..
    ^fenty^

    ReplyDelete
  59. Kak Dee!!
    Really like this PERAHU!!
    Kugy, alien imajinatif yang mampu menerbangkan saya ke laut untuk mencari perahu impian saya.

    Keenan, neptunus 'belanda' agent dengan segala bentuk pengorbanannya mampu membuat saya paham makna cinta sebenarnya, cinta yang mendalam.

    Novel ini membuat saya berpikir " Sejujurnya saya dalam 17 tahun ini belum pernah merasakan cinta yang sebenarnya, cinta yang menyatu dengan nyawa saya.."

    Pada halaman 400, saya menebak kehidupan si pendongeng dan pelukis ini akan berakhir dengan tragis, tapi setelah saya telusuri halaman demi halaman hingga sampai ujung perahu ini (epilog), ternyata perahu itu mampu merekrut agen baru si K kecil, yang akan meneruskan perjalanan meraih mimpi dan cita-cita agen sebelumnya!

    KEEP GORGEUS WORK!!!

    ReplyDelete
  60. baru selesai baca perahu kertas. inspiring..dan membuat ketagihan..
    two thumbs up buad dee..!!!

    ReplyDelete
  61. wuihhhhh.....baru baca PERAHU KERTAS, masih 1/2 isi buku lagi, tapi uda bener2 tenggelam di dalam nya...

    I'M ADDICTED...CAN'T STOP READING...!!!
    Bahkan lagi nunggu bis aj, tetep sambil baca...jadi males kerja, makan, bahkan tidur... :p

    Emang gak da mati nya deh karya DEE...

    Keep inspiring me ya....I'm waiting 4 ur next surprise.. ^_____^

    # dblog29@gmail.com #

    ReplyDelete
  62. Mbak Dee, tadinya saya ragu mau baca Perahu Kertas...soalnya khawatir ga sanggup mencernanya kayak Supernova...hehe... Tapi ternyata, gaya penulisan yang ringan tapi tetep dalam dan menyentuh, mampu membuat saya gak mau melepaskan novel ini sebelum selesai membacanya...

    ReplyDelete
  63. Perahu kertas dahsyat!! Saya tinggal d bandung 1997-2004. Menjalani hidup yg sama. Kuliah, bersenang-senang, bermimpi.Kayak ikut dalam novelnya. Luar biasa.And I miss my life in Bandung. Thanks for bringing it back, dee!:):)

    ReplyDelete
  64. Cuma satu kata : JENIUS. Ini novel pertama Dee yg sy baca(Dan sy langsung cinta mati ma Dee),walaupun udah tau sebelumnya kalo ada novel2 Dee yg lain. Kayaknya mulai memburu karyanya lagi neh.
    Di Perahu Kertas ini, rasanya menemukan diri saya sendiri..yang "Gue Banget". Yang mencoba realitas n meninggalkan mimpi2 sy sendiri utk membahagiakan org lain, Orang tua, pengakuan teman2,kebanggaan sesaat,gaji gede,dll deh. Membuat sy berpikir kembali utk apa sy berada di bumi ini atau tepatnya dlm "misi" apa sy ada didlm tubuh yg sy pakai sekarang.
    Kisah cintanya pun tidak picisan bahkan terkesan (lagi2) "Gue Banget". Jujur saja ini seperti membaca kembali kisah hidup sy sendiri walaupun tidak 100% sama.
    salut buat Dee yg udah mw menulis "biografi" ini ..wkwkwkkwkw..ditunggu karya2nya yg lain Dee..

    ReplyDelete
  65. Perahu Kertas adalah koleksi saya yang terakhir dari semua buku-buku Dee saat ini. Saya sangat menikmati setiap kata yang ditulis oleh Dee disemua bukunya, i'm desperately in love with (ur story) Dee. Seaneh apapun kalimat yang ditulis oleh Dee, saya akan tepekuri sampai saya mengerti. Di awal membaca perahu kertas saya sempat terkaget, karena cerita nya begitu ringan (seperti bukan Dee yang saya kenal), karena (hanya) mengisahkan romantika remaja yang sebenarnya memang merupakan asupan kesukaan saya. Namun entah kenapa, buku ini memaksa saya untuk terus membacanya sampai kisah ini tuntas seolah saya tidak mampu menebak ending nya. Saya bahkan membacanya saat saya menyuapi anak saya makan, sampai anak saya menanyakan kenapa saya menyuapinya sambil menangis. Saya hanya meletakkan 'nya' saat saya sholat. Kisah K & K ini berkali-kali menyesakkan dada saya, saya merasa saya lah Kugy, saya merasakan derita luka hati Kugy dalam menahan perih lara akibat panah-panah asmara yang menghujami hati nya tanpa pernah bisa Kugy obati. Saya ingin menghanyutkan perahu kertas, ingin silaturahim ke rumah Neptunus, dan ingin berkenalan dengan cinta yang tak letih itu. Ternyata cinta sejati membutuhkan cinta sejati lain untuk bertemu cinta sejati nya...cinta memang tak bisa sendiri...aah...cinta...

    ps. Jangan mati suri lagi ya, menanti karya Dee setiap tahun nya ...

    ReplyDelete
  66. "Perahu Kertas"

    Unik bgt mbak ..
    saya baca non-stop dari kalimat pertama ampe kalimat terakhir ...
    serasa masuk k dalam dunianya Kugy dan Keenan !
    dongeng nya Kugy ...
    lukisan nya Keenan ...
    indahh bangeett !
    ^^

    Perahu kertas bergoyang sendirian ...
    :)

    ReplyDelete
  67. aku suka novel ini. Saking sukanya aku cuma butuh !hari untuk membaca, penuh kejutan. Kugy, Keenan, Noni, Eko, Ojos, Remi, Luhde.. semua tokohnya hidup..
    Membaca novel ini seakan-akan larut dalam ceritanya,
    Saran buat Mbak Dee, gimana kalau novel ini dibuat menjadi film, Please!!!!!

    ReplyDelete
  68. Dee..

    I've read 'Perahu Kertas', though it's not as 'heavy' as your previous supernova novels, I very much enjoy reading it.

    But shoot me crazy, I prefer Kugy with Remy instead of Keenan; and Keenan with Luhde. It's just, I believe that, -as a song once stated- "fairy tales don't always have a happy ending" and I nod my head off. The story is too easy to be predicted. Love is not that simple, as you probably agree. And reality sometimes contradict with hopes and dreams. This, is probably one of scenario when reality finally meets hopes and dreams. But such probability perhaps way from 10% out of my calculation.

    But then again, this is only my two cents.

    I am looking forward to read your next writing.

    ReplyDelete
  69. PERAHU KERTAS, sungguh cerita yang menarik. saat baca buku ini saya seakan merasa jadi setiap tokoh. kadang jadi kugy yang tiba2 malu d depan keenan, kadang jadi keenan yang penuh dengan jiwa seninya. Dan bahkan jadi tokoh yang lain. ini memang bener2 buku yang menarik buat di baca.

    cuma dari setiap tokoh yang ada seakan buku ini memang sebuah khayalan. setiap tokoh dibuat dengan karakter yang indah dengan kemampuan masing2. sepertinya kehidupan didalamnya juga begitu mewah.

    namun satu yang jadi menarik dalam buku ini, yaitu konfik batin yang mendera tiap tokohnya. yang sulit di ungkapkan olih masing2 tokoh,,

    ReplyDelete
  70. Suatu hari,, ada temen yang pernah nyeletuk,, "Eh kamu tuh ngingetin aku sama tokoh di novel yang pernah aku baca lho."
    "Oh ya? Gimana?"
    "Ya kamu banget gitu: kecil, aneh, buluk, tenaga kuli, makannya banyak . Ya kamu gitu," sambil tergelak .
    Saya senyam senyum .

    Dia melanjutkan, "Eh tapi trus aku langsung berubah pikiran waktu sampai di bagian yang nyebutin bahwa si anak ini ternyata cantik."
    "Monyong lu!" damprat saya .

    Saya penasaran tapi terlalu gengsi buat tanya apa judulnya .

    Lalu setelah (sekian lama akhirnya) bukunya sampai di tangan saya,, perasaan saya tumpah ruah . Saya kesal sama gengsi saya yang lebih gede dari badan saya . Saya telat baca .

    Saya lantas dimaki-maki . Dibego-begoin .

    Tapi diem-diem saya setuju sama temen saya,, bahwa kalo cerita ini dibikin film,, Kugy terlalu cantik buat saya peranin . Hehehe .

    Ini emang bukan bukunya Dee yang pertama saya baca (dan suka) .
    Tapi ini bukunya Dee yang pertama saya mengerti,, hehehe .


    Saya betulan kepingin jadi kayak Kugy .

    Tapi saya lebih kepingin jadi kayak kamu,, Dee:
    Nyanyi dan menciptakan Kugy saya sendiri .

    ReplyDelete
  71. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  72. sungguh kisah yang sangat menggugah.........
    mantap banget.........
    coba difilmin pastinya seru bgt tuh..........

    ReplyDelete
  73. jujur agak telat bacanya...
    tapi gak rugi sama sekali..
    setelah baca si perahu kertas yang ajaib ini.. tiap bengong slalu yang terlintas sosok KEENAN... jatuh cintaa akuu sm keenan hihiii...
    sampe sekarang masih kebayang-bayang semua tokoh2nya... jadi pengen nonton filmnya (kalo adaa hehhee) suksess dee..

    ReplyDelete
  74. Kebetulan sebelum baca Perahu Kertas, gue baca sebuah buku karangan orang lain. Buku pertama itu gw baca dg tersendat-sendat, penuh perjuangan. Gue pun memaklumi karena isinya lumayan tebel. Lalu gue mulai baca Perahu Kertas dan sodara-sodara...dengan halaman yang bisa bwat nimpuk kucing berantem, semuanya selesai dalam dua hari saja! Luarr binasa. Semua ini berkat cerita yg menyentuh hati, pembangunan karakter yg dalam, dan perangkaian kalimat yang asik. Oh ya, satu lagi. Sebagai insan periklanan (gw art director),gw suka banget idenya Kugy untuk Tammies Bar. Brilliant! Boleh dicolong ga? :D

    ReplyDelete
  75. waaaah aku udah 2 kali baca perahu kertas dan tetep ga bisa brhenti bacanya sampe habis :) pokoknya kita ga akan mau nutup ini novel sbelum tau akhirnya. keren abis ! penulis mngupas nya dgn amat cantik dan bnr-bnr menakjubkan lah ! AMAZING ! :))

    ReplyDelete
  76. Dear Mbak Dee,

    Saya sangat mengagumi semua karya yang Mbak buat, mulai dari buku pertama Supernova sampai dengan Perahu Kertas. Tapi anehnya saya selalu membacanya terlambat. Pertama kali saya baca Supernova adalah saat saya menemukan buku itu di perpustakaan SMA saya which is about 5 years ago, dan sejak saat itu saya jatuh cinta pada baris pertama.

    Setiap karakter yang dibuat sangat kuat, konsisten, dan seolah-olah ada tangan ga keliatan yang selalu menarik saya untuk larut dalam emosi si karakter. Demikian juga halnya waktu saya baca Kugy & Keenan. 5 menit pertama saya pengen jadi pelukis, namun di menit-menit berikutnya saya malah kepingin jadi penulis. (hal yang sama juga terjadi waktu saya baca buku yang lain. Cth : pengen jadi barista, jurnalis, tapi soal pelacur simpanan belum sih, =P)

    Saya jadi berasa labil setiap kali baca buku yang Mbak tulis.

    Kugy & Keenan membuat saya merasakan susahnya mencari atau bahkan meyakinkan diri sendiri akan apa yang akan saya lakukan dalam hidup saya ini. Hal yang selama ini masih susah saya jawab, bahkan di dalam hati. Terlebih lagi, saya membaca novel Perahu Kertas di hari yang sama setelah saya selesai di sidang untuk Tugas Akhir saya. 4 hari yang lalu.

    Hal yang Kugy rasakan juga sering saya alami, susahnya untuk menyuarakan kata hati yang paling jujur. Tapi di lain hal, Kugy mengajarkan saya untuk selalu menjadi diri saya sendiri, dimana pun, kapan pun. Di kantor tempat akhirnya saya harus melamar pekerjaan, mungkin. :)

    Kalo di halaman terakhir Mbak menuliskan beberapa hal yang telah menjadi inspirasi dalam pembuatan buku ini, saya bisa bilang, kelima buku Mbak telah menjadi inspirasi saya selama ini, imaji indah yang telah membantu saya melewati hari-hari di "planet yang bernama realita ini".

    Terima kasih untuk karyanya Mbak, teruslah menulis, agar setidaknya membantu manusia seperti saya untuk meyakinkan diri bahwa harapan, peluang, dan kesempatan pasti masih ada di luar sana.

    GBU!
    Ps : Maaf yaa Mbak kalo kepanjangan! =P

    ReplyDelete
  77. Mbak dee, ceritanya perahu kertasnya bagus banget. Konfliknya ngga dibuat-buat dan rasanya perjalan cinta memang perlu waktu yang lama ngga instan. Beneran saking tertarik ama kisah selanjutnya ngga nyangka saya habisin baca novel itu dari jam 10 malem sampai jam 2 pagi.

    Saya mudah membayangkan Kugy karena dia mirip sahabat saya dan saya melihat bayangan saya dalam diri Noni (hahaha, kok curcol). Tapi sosok Keenan terlalu menyilaukan untuk dibayangkan.Ohya saya memang orang Bali, jadi dengan mudah membayangkan sosok Luhde. Mestinya Mbak Dee ngasi nama Luhde dengan embel-embel apa gitu, Wahyu Dewi (nama saya) misalnya hehehe *digeplak*

    Ohya, saya sukaaaaa sekali sama cara mbak Dee memberikan kejutan ditap akhir paragraf atau akhir Bab, banyak kata-kata cerdas atau kata-kata yang bisa membuat kita tertawa, itulah yang membuat saya ngga nahan buat baca lanjutannya.

    Tapi, saya ngga terlalu suka endingnya yang dipotong, huhuhu, tiba-tiba si Kugy udah mengandung another K. Hahaha *digeplak beneran* Abisnya ngga rela cerita mesra-mesraan Keenan dan Kugy disensor *lho*

    Kebanyakan comment nih, jangan-jangan abis ini saya diminta meranin Kugy? Saya milih Ashton Kutcher buat jadi lawan maen saya meranin Keenan ya Mbak... *kabur*

    ReplyDelete
  78. Mba,buku nya bagus bgt.... (meskipun Saya telat membaca nya hehehe) Keren!!!! saya hanyut dalam cerita nya Tiap bab penuh dengan kejutan....... :)

    ReplyDelete